Seru! Inilah Deretan Festival Musik Terbaik di Indonesia

Seru! Inilah Deretan Festival Musik Terbaik di Indonesia

Hallo guys! Semarak festival musik di Indonesia mulai bergeliat kembali setelah kasus pandemi Covid-19 di Indonesia mulai menurun. Seperti yang kita ketahui, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang sering menggelar festival musik. Hal ini merupakan salah satu bukti bahwa negara kita dikenal sebagai salah satu penyumbang musisi terbaik sehingga banyak diadakan festival musik sebagai wadah untuk para musisi yang ingin menghibur masyarakat lewat musik. Dalam artikel ini, kami akan memberikan informasi festival musik terbaik yang digelar di Indonesia.

Festival musik merupakan salah satu elemen pembangun euphoria terbesar dalam merayakan musik itu sendiri. Maka tidak heran, meski dalam situasi apapun festival musik ini selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Uniknya lagi, di Indonesia sendiri banyak festival musik dengan berbagai genre. Artinya, para musisi yang muncul dari berbagai genre musik ini tidak perlu khawatir karena mereka akan mendapatkan kesempatan tampil dalam festival musik di Indonesia.

Berikut mimin berikan informasi selengkapnya mengenai 10 festival musik terbaik yang diselenggarakan di Indonesia. Simak terus informasinya hingga akhir ya!

Java Jazz

Java Jazz ini dikenal sebagai festival musik pembuka di awal tahun. Pasalnya, Java Jazz ini sering digelar pada bulan Januari atau Februari. Festival musik dengan genre Jazz ini pertama kali digelar pada tahun 2005, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Pada edisi pertama ini Java Jazz sukses menampilkan 25 musisi internasional dan 63 musisi lokal.

Beberapa musisi yang pernah tampil di Java Jazz ini merupakan musisi-musisi yang sudah melegenda, atau sedang viral di pasar musik global. Hingga saat ini, Java Jazz menjadi salah satu festival jazz terbesar di Indonesia.

The 90’s Festival

Untuk kamu yang ingin bernostalgia dengan lagu-lagu hits dari tahun 90-an, Indonesia memiliki festival yang bernama The 90’s Festival. Festival musik ini tentunya menyasar pangsa pasar yang mendengar musik tahun 90-an. Seperti yang kita tahu, lagu-lagu pada tahun 90-an menjadi salah satu tombak pengangkat musik di Indonesia.

Konsep nostalgia di The 90’s Festival terasa semakin kental dengan hadirnya booth pernak-pernik tahun 90-an. Beberapa musisi seperti Dewa 19 dan Fariz RM pernah tampil di The 90’s Festival.

Hammersonic

Hammersonic ini merupakan festival musik terbaik bagi para pecinta musik cadas di Indonesia. Dalam perkembangannya, Hammersonic sudah konsisten dan terus berkembang menjadi festival musik metal terbesar di Asia Tenggara. Beberapa nama besar seperti Bullet of My Valentine, Hatebreed, Megadeath, dan Lamb of God pernah menunjukan aksinya di Hammersonic.

Djakarta Warehouse Project (DWP)

Bagi para pecinta musik electronic dance musik (EDM), festival musik Djakarta Warehouse Project bisa menjadi salah satu penghibur untuk menikmati musik kekinian. Festival musik EDM terbesar di Asia Tenggara ini tidak pernah absen menghibur para audiens di setiap tahunnya.

Beberapa musisi top dunia juga pernah manggung di DWP, diantaranya Avicii, David Guetta, Skrillex, Zedd, dan masih banyak lagi.

Synchronize Fest

Synchronize Fest ini menjadi salah satu festival musik paling favorit di Indonesia. Bukan tanpa alasan, festival musik ini mengusung konsep “festival satu untuk semua”, dengan arti festival ini tidak hanya diperuntukkan untuk kalangan tertentu, melainkan semua orang bisa menikmati festival ini tanpa ada batasan.

Hal tersebut bisa dibuktikan oleh Synchronize Fest disetiap tahunnya yang menampilkan berbagai genre musik. Pada edisi tahun 2016 dan 2018, musisi dangdut paling fenomenal di Indonesia, Rhoma Irama beserta Soneta Grup tampil di panggung Synchronize Fest.

We The Fest

Dengan mengusung festival musik musim panas, We The Fest menjelma sebagai festival musik yang sudah mendunia. Festival ini membawa suasana perayaan festival musik yang berbeda dari yang lainnya, beberapa elemen lain yang dihadirkan seperti seni kontemporer non-musik, fashion, hingga makanan tersedia di We The Fest.

Maka tidak heran para musisi yang hadir di We The Fest sangat lekat dengan sesuatu yang trendy, hits, atau edgy. Umumnya, musisi yang tampil di We The Fest berangkat dari genre hip hop, EDM, rock, atau indie.

Lalala Fest

Festival musik yang mungusung konsep ‘unik’ kembali muncul di Indoneisa. Beberapa tahun ke belakang, muncul Lalala Fest yang mengusung konsep “festival hutan”. Memang, festival ini digelar di hutan, tepatnya di kawasan Orchid Forest, Lembang, Bandung. Tujuan konsep festival musik Lalala Fest ini untuk menyebarluaskan keindahan alam di Indonesia.

Para audiens yang ingin hadir di Lalala Fest bisa menyewa tenda camping untuk menginap yang tentunya akan memberikan pengalaman berbeda dalam menyaksikan festival musik.

Prambanan Jazz

Sesuai dengan namanya, festival musik Prambanan Jazz diselenggarakan di area Candi Prambanan, Yogyakarta. Tentu dalam festival musik ini akan menghadirkan keindahan panorama Candi Prambanan. Seperti yang kita ketahui, candi ini merupakan salah satu peninggalan sejarah terkenal di dunia.

Selain menghadirkan konser musik, dalam Prambanan Jazz ini menghadirkan Pasar Kangen yang berisi jajanan khas Jogja. Penyelenggaraan musik di Prambanan Jazz ini juga semakin sempurna dengan teknis pencahayaan yang cantik.

Soundernaline

Soundrenaline ini merupakan salah satu festival musik tertua di Indonesia. Sejak pertama kali digelar tahun 2002, Soundrenaline ini selalu hadir disetiap tahunnya dengan tema yang berbeda-beda. Di kalangan para musisi, Soundrenaline ini menjadi salah satu festival musik terbaik yang pernah ada di Indonesia.

Rock in Celebes

Bermula dari gerakan pecinta musik rock di Makassar, kini Rock in Celebes menjadi festival musik rock paling hits di Sulawesi. Berlandaskan dari semangat kolektifitas, Rock in Celebes ini terus berinovasi untuk memberikan tampilan yang terbaik untuk masyarakat. Rock in Celebes melebarkan sayapnya ke berbagai kota di Indonesia seperti Jogja, Bandung, Surabaya, Balikpapan, Samarinda, Manado, dan Jakarta, sebelum menggelar festival utamanya di Makassar.

Share this post